Mana lebih Sukses. Introvert, Ekstrovert atau Ambivert?

Mana lebih Sukses. Introvert atau Ekstrovert & Ambivert?

Halo sobat Literasimilenial.com

Apakah kalian tahu lebih sukses orang yang introvert atau ekstrovert?

Introvert atau Ekstrovert
ilustrasi introvert, ekstrovert dan ambivert

Ok, mari kita berangkat dari fakta di sekitar kita.

Pernah gak dengar stigma dan pandangan yang bilang kayak gini:

“Orang Ekstrovert bisa lebih sukses dari pada Introvert. Is that right?Atau malah orang Introvert lebih bisa menjadi pemimpin dibanding orang Ekstrovert?

Mungkin sebagian dari kalian pasti mengatakan lebih sukses orang yang lebih outgoing-lah, terbuka, punya sosial yang baik, heboh dan tidak jaim alias orang ekstrovert.

Kan kalau introvert orang nya pemalu (shy) dan tertutup, gimana bisa sukses coba?

Well, sebenarnya asumsi ini sepenuhnya nggak salah dan sepenuhnya gak benar juga sih. Akan tetapi, mostly orang-orang mengatakan hal yang sama.

Perlu diingat bahwa: “Introvert bukanlah pemalu (shy).

Supaya lebih jelas, mari kita bahas satu persatu seluk beluk 2 kepribadian ini.

Siapa sih yang tidak ingin sukses. “Everybody wants to be successful

Entah sukses dalam karir atau pekerjaan, sukses masuk universitas favorite, ujian, sekolah, hubungan, keluarga, sukses dalam hidup dan apapun itu.

Tapi banyak mungkin dari kalian yang berpikir bahwa cara belajar ku kayaknya kok masih kurang ya. Apa yang harus aku lakukan? Kenapa ya, aku buat ini itu tapi gak merasa nyaman dan selalu gagal.

Atau mungkin kalian berpikir “kayaknya lingkungan ku gak cocok deh sama kepribadian ku, bukannya enjoy malah tertekan dan stress.

Berbicara tentang sukses, kesuksesan dipengaruhi oleh banyak faktor. Baik itu faktor internal maupun eksternal. Sebagai contoh, mindset atau pola pikir, keluarga, lingkungan dan yang paling penting adalah “tipe kepribadian” setiap orang.

Baca juga: Apakah Kamu Introvert? Introvert Lebih baik dari Ekstrovert dan Ambivert

Kenapa sih penting kita mengetahui kepribadian kita? Whether Introvert or Ekstrovert dan apa hubungannya dengan kesuksesan?

Jawabannya “sangat penting”

Introver Lebih sukses dari Ekstrovert

Yap, dengan mengetahui kepribadian diri sendiri kalian akan bisa meningkatkan efektifitas dan efisiensi kepribadian kalian, mulai dari skill (softskill dan hardskill), sosial, karir, relationship dan bahkan masa depan kalian.

Kalian juga akan bisa me-manage dan membuat succes plan kalian sedini mungkin, baik jangka pendek atau jangka panjang sesuai kepribadian kalian masing-masing.

Kenali kepribadian kalian masing-masing. Apakah Introvert atau Ekstrovert?

Sederhananya, Introvert adalah orang-orang yang berfokus pada Internal Feelings (perasaan yang ada di dalam diri mereka). Mereka mendapatkan energi (Re-charge) ketika mereka berada di tempat yang sepi dan sendirian. Dan mereka akan merasa kehilangan energi atau capek dalam keramaian. Mereka akan merasa tidak nyaman dan malas dengan keramaian.

Sedangkan orang Ekstrovert adalah orang-orang yang berfokus pada rangsangan-rangsangan eksternal (stimulus dari luar diri mereka). Ya, mereka akan antusias dan bersemangat kalau bertemu dan berinteraksi dengan orang lain. Dan sebaliknya, mereka merasa depresi atau tidak nyaman kalau mereka sendirian.

Sementara Ambivert adalah kepribadian diantara Introvert dan Ekstrovert. Ya, sometimes mereka bisa jadi introvert dan bisa juga jadi Ekstrovert, tergantung situasi dan tempat (kontekstual).

Coba perhatikan, pernah gak lihat teman lo ketika disuruh jadi MC (Master of Ceremony) suatu acara, teman lo yang Introvert akan merasa itu bagaikan neraka (pasti ketar-ketir, keringat dingin dan gugup). wkwkwk.

Sebaliknya, coba lo suruh teman lo yang Ekstrovert di suatu tempat yang sunyi selama beberapa jam, mereka akan gelisah bagaikan cacing kepanasan. Hal ini karena mereka suka dengan bersosialisasi.

Ciri-ciri Introvert

  1. Fokus dan tidak mudah terdistraksi
    • Introvert akan sangat fokus dan bersemangat di dalam kesendirian mereka. Mereka tidak mudah terdistraksi oleh hal-hal gak guna yang ada disekitar mereka.
  2. Pendiam, pendengar atau pengamat (Observer) yang baik.
  3. Imajinatif dan kreatif (memiliki ide-ide kreatif dan imajinasi yang tinggi)
  4. Cenderung One man show atau Single fighter (Mandiri dan Independent)
  5. Tidak suka disorot keramaian dan kerumunan
    • Introvert lebih suka berkomunikasi secara tidak langsung, misalnya melalui chatingan atau telpon daripada tatap muka atau interaksi langsung.
  6. Pendiam namun seorang pemikir, problem solver dan imajiner yang baik
    • Mereka butuh waktu untuk berpikir
  7. Lebih Privat dan kurang ekspresif.
    • Introvert sulit untuk ditebak alias segala sesuatunya dipikirkan sendiri

Ciri-ciri Ekstrovert

  1. Suka bersosialisasi atau berinteraksi (proses re-charge energi mental)
  2. Percaya diri, suka disorot dan berani tampil di depan publik
  3. Spontan (blak-blakan) dan Impulsif (bertindak tanpa berpikir lebih dalam)
  4. Suka berdiskusi, hangout dan problem solving dengan teman-teman yang banyak.
  5. Lebih ekspresif atau outgoing

Di dalam dunia karir dan sukses dalam hidup, beberapa sifat kepribadian di atas memiliki pengaruh besar terhadap cara kerja seseorang.

Dengan mengenali karakter diri sendiri, kamu bisa fokus pada kelebihan yang kamu miliki sembari meminimalisir asumsi-asumsi negatif dari orang-orang sekitar mu, seperti pembulian dan sebagainya.

That’s the point.

Kalau kamu seorang Introvert, which is lebih banyak berpikir, ya carilah jurusan-jurusan atau pekerjaan-pekerjaan yang lebih banyak mikir, dibandingkan aktifitas yang lebih banyak outdoor atau sosial. Sebaliknya dengan Ekstrovert.

Dengan mengenali kepribadian diri sendiri Introvert atau ekstrovert, kalian bisa menentukan dengan siapa kalian berinteraksi dan pertemanan seperti apa yang cocok buat kalian supaya bisa bertumbuh dan upgrade diri lebih menjadi lebih cepat.

Tentukan social support seperti apa yang kalian butuhkan supaya kalian bisa sukses. Maksimalkan “me time” kalian whether dengan diri sendiri, orang terdekat atau teman-teman kalian.

Perlu diingat, ingat bahwa setiap pribadi itu unik, jadi jangan pernah berpikir bahwa setiap orang itu harus sesuai dengan apa yang kalian ekspektasikan dan harapkan.

Jangan berharap juga bahwa kalian bisa menyenangkan semua orang, cukup jadilah dirimu sendiri yang original.

Dalam dunia perkuliahan, buat kalian yang merasa Introvert mungkin lebih cocok di jurusan akutansi, desain grafis, Mipa, sastra, Arsitektur, Programmer dan jurusan-jurusan lainnya yang menuntut lebih banyak berpikir.

Sedangkan kalian yang merasa Ekstrovert boleh mengambil jurusan Public Relation, Hukum, hubungan Internasional, marketing, pariwisata, pendidikan, perawat dan kebidanan, dsb.

Kesimpulan:

So, menjawab pertanyaan dari judul di atas, siapa yang lebih sukses? Introvert atau Ekstrovert

Well, dua-duanya memiliki kesempatan sukses yang sama. Tergantung apakah sudah mengenal dirimu sendiri dan memaksimalkan potensi dan segala kelebihan kalian. Dan yang terpenting adalah jangan gampang menyerah, fokus, konsisten dan semangat selalu.

Ingat: Tidak ada hal yang instan di dunia ini dan mimpi-mimpi yang tercapai dalam tempo yang singkat. Jika kalian gagal, coba lagi dan coba lagi. Okeeeeee

Sekiranya artikel ini bermanfaat bagi kalian, silahkan di share ke orang-orang terdekat mu, barangkali mereka juga membutuhkan informasi ini.

Jika ada hal yang ingin ditanyakan atau sekedar memberi saran, silahkan koment di kolom komentar.

Salam and Have a nice day.

LITERASI MILENIAL

Content Creator, Entrepreneur & Creativepreneur

2 tanggapan untuk “Mana lebih Sukses. Introvert, Ekstrovert atau Ambivert?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DATA COVID-19 di INDONESIA